Persepsi Stakeholder terhadap Efektivitas Pembiayaan Kesehatan melalui Dana Kapitasi JKN di Puskesmas Remboken

Authors

  • Grace Novita Agnes Sinaga Universitas Negeri Manado
  • Agusteivi J. Telew Universitas Negeri Manado
  • Christian Bertom Pajung Universitas Negeri Manado
  • Richard A. Palilingan Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.62027/praba.v4i2.897

Keywords:

Capitation Fund, Community Health Center, Effectiveness, JKN, Stakeholder Perception

Abstract

JKN capitation funds are an important financing source supporting the sustainability of basic health services at community health centers. This study aims to analyze stakeholder perceptions of the effectiveness of health financing through JKN capitation funds at Remboken Community Health Center based on the indicators of goal attainment, integration, and adaptation according to Steers (1985). This study used a qualitative method with a descriptive approach. Informants were selected through purposive sampling, totaling five people, consisting of the Head of the Health Center, the JKN Treasurer, the Head of Administration, and two active JKN patients. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results show that goal attainment of the capitation fund has run well, with funds allocated according to the 70% service and 30% operational provisions. Integration among stakeholders is generally good, although delays in fund disbursement still occur at the beginning of each year due to treasurer appointment administration. Remboken Health Center is able to adapt to these obstacles so that services keep running optimally. In conclusion, the management of JKN capitation funds at Remboken Health Center is generally effective, although disbursement timeliness and supporting facilities still need improvement.

References

Akl, E. A., et al. (2024). Stakeholder engagement in health policy and decision-making.

Aljupri, Pramudho, K., & Fitri, R. (2025). Strategi optimalisasi pengelolaan dana kapitasi Program Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas dalam Kabupaten Bungo. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2). https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.44984

Bianca, G., Septiana, M. A., & Cinta, N. G. (2021). Analisis pengelolaan dana kapitasi JKN pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Universitas Indonesia.

BPJS Kesehatan. (2013). Panduan praktis sistem rujukan berjenjang.

BPJS Kesehatan. (2015). Panduan praktis kredensialing dan penetapan tarif kapitasi fasilitas kesehatan tingkat pertama.

BPJS Kesehatan. (2017). Panduan praktis klasifikasi fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Dangeubun, F., Pajung, C. B., & Bawiling, N. (n.d.). Pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Banda Ely.

Desmita, E., Yuliani, F., & Adianto. (2022). Pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan (JKN) FKTP Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar tahun 2018. Jurnal Niara, 15(1). https://doi.org/10.31849/niara.v15i1.8298

Donaldson, G., & Lorsch, J. W. (1983). Decision making at the top: The shaping of strategic direction. Dikutip dalam P. B. Triton (2008), Manajemen strategis: Terapan perusahaan dan bisnis.

Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach.

Harahap, J. W., & Gurning, F. P. (2025). Analisis pengelolaan dana kapitasi JKN di Puskesmas Pasar Merah Kelurahan Teladan Timur Kecamatan Medan Kota. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(2). https://doi.org/10.56338/jks.v9i2.10166

Hasibuan, I. D., Sabila, F., Ningrum, T. P., & Fadila, N. (2024). Pengelolaan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Desa Tanjung Anom. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 11(2), 108–118. https://doi.org/10.55500/jikr.v11i2.229

Hogg, W., et al. (2023). Stakeholder perspectives on primary health care effectiveness.

Ismail, N., Jusuf, H., & Mokodompis, Y. (2025). Efektivitas praktik pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi JKN di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) Puskesmas Pilolodaa. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(1). https://doi.org/10.56338/jks.v9i1.10356

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2022). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi daring). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman penyelenggaraan Puskesmas.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023 tentang standar tarif pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2013). Keputusan Menteri Sosial Nomor 147/HUK/2013 tentang penetapan penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan.

Kurniawan, M. F., Siswoyo, B. E., Novelira, A., & Dedik, S. (2016). Pengelolaan sisa lebih dana kapitasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama milik pemerintah. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 6(1), 7.

Mahawati, E. (2021). Analisis beban kerja dan produktivitas kerja.

Mulyana, D. (2005). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.

Rahmat, J. (2009). Psikologi komunikasi.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Republik Indonesia. (2013). Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2014 tentang pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional pada fasilitas kesehatan tingkat pertama milik pemerintah daerah.

Sabillah, E. F. (2022). Literature review: Evaluasi pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas. Jurnal Sosial Teknologi, 2(12), 1378–1386. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i12.520

Sihabudin. (2011). Komunikasi antarbudaya: Satu perspektif multidimensi.

Steers, R. M. (1985). Efektivitas organisasi.

Tongkeles, J. S., Mamuaja, P. P., & Tombokan, V. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan Puskesmas pada peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Tompaso tahun 2025. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(12), 7670–7676.

Triton, P. B. (2008). Manajemen strategis: Terapan perusahaan dan bisnis.

Tuju, M. M., Manoppo, J., & Pajung, C. (2023). Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan Puskesmas oleh peserta JKN di Desa Kaayuran Bawah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado, 2(1).

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Grace Novita Agnes Sinaga, Agusteivi J. Telew, Christian Bertom Pajung, & Richard A. Palilingan. (2026). Persepsi Stakeholder terhadap Efektivitas Pembiayaan Kesehatan melalui Dana Kapitasi JKN di Puskesmas Remboken. Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(2), 731–744. https://doi.org/10.62027/praba.v4i2.897

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.