Gambaran Pengelolaan Limbah Di Puskesmas Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2025

Authors

  • Adfan Ridho Fahrezi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungkarang, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
  • Linda Barus Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungkarang, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
  • Haris Kadarusman Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungkarang, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62027/praba.v4i1.723

Keywords:

Waste management, primary healthcare, medical waste, environmental health, occupational safety

Abstract

Primary healthcare centers generate both medical and non-medical waste that may pose environmental and public health risks if not properly managed. This study aims to describe the waste management practices at Kesumadadi Public Health Center, Bekri Subdistrict, Central Lampung Regency, in 2025. This research employed a descriptive design conducted in May 2025 at the Kesumadadi Public Health Center. Data were collected through observation and interviews as primary data and secondary data from the health center. Data processing included editing, coding, tabulating, and cleaning, while data analysis was carried out using checklists and questionnaires. The results showed that the segregation of medical and non-medical solid waste was not fully in accordance with standards, waste transportation to temporary storage areas did not use trolleys and lacked designated routes, there was no wastewater treatment facility for liquid waste, and the use of personal protective equipment by staff was not optimal. Waste management practices at the Kesumadadi Public Health Center have not met the required standards, particularly in waste segregation, transportation, liquid waste treatment, and occupational safety, therefore improvements are needed to reduce environmental and health risks.

References

Adhani, Rosihan. (2018). Pengelolaan Limbah Medis Pelayanan Kesehatan. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.

Andralista D, Sari Np, Marlina H. Pengelolaan Limbah Medis Padat Diwilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Komunitas Keskom 2021; ( ) 7 2254-262 J. 2021;7(November 2020):254–62.

Anindya Dwita and Mohammad Zamroni (2021) ‘Tanggung Jawab Hukum Jasa pengangkut Limbah dalam Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit’, Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan, 1(September), pp. 45–63. doi: 10.30649/jhek.v1i1.14.

Capinera, john L. (2021). Informasi puskesmas. Block Caving – A Viable Alternative?, 21(1), 1–9.

Chandra, B. (2012). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC.

Chandra, B. 2012. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta. Buku Kedokteran.

Debnath, T., Barman, B., Barman, K., & Roy, R. (2023). Accessibility and availability of reproductive health care services at primary health centre level and association with health outcome in Aspirational Districts of India. Clinical Epidemiology and Global Health, 23. doi: 10.1016/j.cegh.2023.101385.

Fikri, E. (2019). Pengelolaan Limbah Medis Padat Fasyankes Ramah Lingkungan.

Ginting, P (2007). Sistem Pengelolaan Lingkungan dan Limbah Industri. Yrama Widya. Bandung.

Herati, G. (2017). Gambaran Pengelolaan Limbah Medis Padat di RSIA RK Jakarta Tahun 2017. Skripsi. Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan.

Kemenkes RI. (2004). Keputusan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204 Tahun 2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kristanti, Winda et al. 2021. “Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Medis Padat.” Higea Journal of Public Health Research and Development 5(5):426–40. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia.

Larasati, A., Riogilang, H., & Riogilang, H. (2022). Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Jurnal TEKNO, 20(82), 1021–1030.

Masruddin, Masruddin, Beny Yulianto, Surahma Asti Mulasari, and Suci Indah Sari. 2021. “Pengelolaan Limbah B3 Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Medis Padat) Di Puskesmas X.” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat 5(1): 378–86.

Nazila, N.E.N., Purwanti, E., Prihanta, W.,2017. Analisis Pengelolaan SampahMedis Padat Puskesmas Di KotaMalang Sebagai Sumber BalajarBiologi.JurnalUniversitasMuhammadiyah Malang, Malang.

Notoatmodjo, Soekidjo (2010). Metode penelitian kesehatan, Jakarta : Rieneka Cipta

Pamungkas, G., & Kurniasari, N. (2022). Hubungan Kelengkapan Sarana Dan Prasarana Puskesmas Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Melong Asih Kota Cimahi Tahun 2019. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 13(2), 60–69. https://doi.org/10.36051/jiki.v13i2.92.

Permenkes No 18 (2020). Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah, 18-19

Permenkes No 2 (2023). Tentang Kesehatan Lingkungan, 104-105

Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan.

Permenkes RI Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Permenkes RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

PermenLHK No P. 56 (2015). Tata Cara Dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan, 1- 23

PermenLHK Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Pramana, A., Agrina, A., & Putra, R. M. (2020). Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat Di Puskesmas Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(2), 164-171.

Pratanda, H. et al. (2021) ‘Analisis Pengelolaan Limbah Cair Di Puskesmas Perawatan Beringin Raya Kota Bengkulu Analysis’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Miracle Kesehatan, 1(2), pp. 55–63.

World Health Organization (WHO). (2018). Health-care Waste. Geneva: WHO.

Wuku Adisasmito, 2009, Sistem Manajemen Lingkungan Rumah Sakit, Jakarta; Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Adfan Ridho Fahrezi, Linda Barus, & Haris Kadarusman. (2026). Gambaran Pengelolaan Limbah Di Puskesmas Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2025. Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(1), 161–173. https://doi.org/10.62027/praba.v4i1.723

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.