Perbandingan Kecepatan Lari 50 Meter pada Peserta Didik Umur 9 Tahun Antara Laki Laki dan Perempuan Madrasah Ibtidiayah An Nur Tondano

Authors

  • Isti Dikari Universitas Negeri Manado
  • Agustinus R. J. Sengkey Universitas Negeri Manado
  • Djony. A. Sunkudon Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.62027/praba.v3i1.336

Keywords:

50-meter running speed, ex post facto, gender differences, physical education, 9-year-old students

Abstract

This study aims to examine the differences in 50-meter running speed between 9-year-old students, specifically between boys and girls at Madrasah Ibtidiayah An Nur Tondano. The research employs an ex post facto design with a sample of 30 students selected through simple random sampling, comprising 15 boys and 15 girls. Data were collected through a 50-meter sprint test, with time measured using a stopwatch accurate to one-tenth of a second. The research hypothesis posits that there is a significant difference in running speed between the two groups, with the expectation that boys will demonstrate superior performance compared to girls. Data analysis was conducted using an independent-samples t-test at a significance level of α = 0.05. The results revealed that the average running time for boys was lower than that for girls, indicating that boys have significantly higher running speeds. These findings provide important insights into the differences in motor abilities between boys and girls at this age and can serve as a basis for developing more adaptive physical education strategies and differentiated training programs tailored to the characteristics of each group.

References

Anonim. (n.d.). https://twitter.com/SepriPutraA

Anonim. (n.d.). https://twitter.perkembangan dan pertumbuhan com/SepriPutraA

Ary Donal, Lucy Jacob Chesar, & Asghar Razavich. (1982). Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan (Terjemahan Arief Furchan). Usaha Nasional. Surabaya.

Ateng Abdulkadir. (1992). Asas dan Landasan Pendidikan Jasmani. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kepandidikan PGSD. Guru Penjas. Jakarta.

Budiman Didin. (2009). Bahan Ajar M.K. Psikologi Anak dalam PENJAS. Jakarta.

Haag, U. E. Jonath, & R. Krembel. (1984). Atletik II. PT. Rosda Jayaputra. Jakarta.

Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-aspek Psikologi dalam Coaching. PT. Dirjen Dikti P2LPT. Jakarta.

Hidayatullah, F., & Anwar, K. (2020, October). Hybrid learning dalam pembelajaran pendidikan jasmani sekolah dasar dan menengah maupun pendidikan olahraga perguruan tinggi. In Prosiding SENOPATI (Seminar Olahraga Dalam Pendidikan Teknologi dan Inovasi) (Vol. 1, No. 1, pp. 10-16).

Moeloek, D., & Tjokro, A. (1984). Kesehatan dan Olahraga. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Napitupulu, W. P. (1977). Penilaian Kesegaran Jasmani dengan Tes A.C.S.P.F.T. Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.

Pesik, D. K., Sengkey, A., & Kumenap, E. (2022). Perubahan istilah pendidikan olahraga ke pendidikan jasmani bagi guru-guru pendidikan jasmani di sekolah menengah pertama se-Kecamatan Passi Timur (Studi Multi Kasus). PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga, 3(2), 43-51.

Riduwan. (2010). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta. Bandung.

Saifudin. (1999). Ketrampilan Bermain Sepakbola. Jurnal IPTEK Olahraga, 3(1), Januari 2001.

Sajoto, M. (1995). Peningkatan Dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Dahara Prize. Semarang.

Sastroasmoro, S. (2008). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis (Edisi ke-3). CV. Sagung Seto. Jakarta.

Sudjana. (1989). Metoda Statistik. Tarsito. Bandung.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta. Bandung.

Suharno. (1985). Ilmu Kepelatihan Olahraga. Yogyakarta.

Tangkudung, J. (2006). Kepelatihan Olahraga “Pembinaan Prestasi Olahraga”. Cerdas Jaya. Jakarta.

Timporok, K., Sengkey, A. R. J., & Sattu, Y. (2024). Pengaruh gaya mengajar latihan terhadap gerak dasar pada forhand overhead lob permainan bulutangkis peserta didik SMP Negeri 5 Manado. Olympus: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi, 5(2), 156-160.

Tudor O. Bompa. (1983). Theory and Methodology of Training. Kendall/Hunt Publishing Company. Dubuque.

Downloads

Published

2025-03-19

How to Cite

Isti Dikari, Agustinus R. J. Sengkey, & Djony. A. Sunkudon. (2025). Perbandingan Kecepatan Lari 50 Meter pada Peserta Didik Umur 9 Tahun Antara Laki Laki dan Perempuan Madrasah Ibtidiayah An Nur Tondano. Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(1), 79–85. https://doi.org/10.62027/praba.v3i1.336

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.