Hubungan Berat Badan Lahir dan Pemberian Asi Eksklusif dengan Status BB/U pada Usia 0-11 Bulan di UPTD Puskesmas Mauk
DOI:
https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1027Keywords:
Birth Weight, Exclusive Breastfeeding, Infants, Weight Gain, Weight-for-Age StatusAbstract
Weight-for-age (WFA) status in infants aged 0-11 months is largely determined by exclusive breastfeeding and birth weight. Infants who are underweight based on the weight-for-age (WFA) indicator or experience growth faltering are at risk of impaired brain development, decreased intelligence quotient (IQ), stunting, and weakened immune function. This study aimed to analyze the relationship between birth weight and exclusive breastfeeding with WFA status among infants aged 0-11 months at UPTD Mauk Public Health Center. This study used a quantitative method with a correlational analytical design and a cross-sectional approach. The sample consisted of 232 infants selected using purposive sampling. The results showed that 157 infants (67.7%) had normal birth weight, 191 infants (82.3%) received exclusive breastfeeding, and 186 infants (80.2%) experienced weight gain. There was a significant relationship between birth weight and WFA status (p-value = 0.001), as well as between exclusive breastfeeding and WFA status (p-value = 0.001). Logistic regression analysis showed that exclusive breastfeeding was the most dominant variable associated with WFA status, with an odds ratio (OR) of 21.000, while birth weight had an OR of 4.240. This indicates that infants who received exclusive breastfeeding had a 21 fold greater likelihood of experiencing weight gain.
References
Alim suprapto, d. R., wilar, r., & rompies, r. (2026). Faktor risiko bayi pada asfiksia neonatorum di rsup prof. Dr. R. D. Kandou. Jurnal impresi indonesia, 5(1), 287–304. Https://doi.org/10.58344/jii.v5i1.7295
Anggaraeni dwijayanti, l., wulandari, n. K. A., & wardani, n. M. (2023). Berat badan lahir berhubungan dengan pertumbuhan balita di puskesmas gianyar ii. Jurnal kesehatan medika udayana, 9(02), 134–139. Https://doi.org/10.47859/jmu.v9i02.381
Dinas kesehatan kabupaten tangerang. (2024). Profil kesehatan kabupaten tangerang 2024. 2, 306–312.
Dinas kesehatan kota tangerang. (2024). Profil kesehatan tahun 2024. 2, 306–312.
Fijria mita, n., dwienda ristica, o., intan widya sari, b., riza febrianti, b., miratu megasari, b., & author, c. (2025). Hubungan pemberian asi eksklusif terhadap pertumbuhan bayi(bb/u) usia 6-12 bulan di kelurahan pasir pengaraian wilayahkerja puskesmas rambah kabupaten rokan hulu tahun 2025. Journal of innovative and creativity, 5(2), 2025.
Handini, g. C., & luluk ria rakhma, t. S. (2025). Hubungan riwayat berat badan lahir dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian underweight pada balita di wilayah. 256–268.
Kemenkes ri. (2021). Buku saku pemberian makan anak dan bayi (pmba). In kemenkes ri.
Kemenkes ri. (2025). Profil kesehatan indonesia. 12 september 2025. Https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2024
Kementerian kesehatan ri. (2021). Pedoman pemantauan pertumbuhan (p. 60).
Kurniawati, d., hardiani, r. S., & rahmawati, i. (2020). Asi (air susu ibu). In khd production (vol. 42, issue 4).
Liang, dong, li, & ning. (2025). Faktor-faktor yang berasosiasi dengan skor z antropometri secara eksklusif bayi yang disusui usia 0 – 6 bulan di 10 kota di tiongkok. 1–27.
Luh, n., evayanti, g., armini, n. W., tedjasulaksana, r., & kemenkes, p. (2025). Gambaran status gizi kurang dan berat badan kurang. 23–30.
Mariah, rafidah, megawati, & dewi, v. K. (2025). Hubungan pemberian asi eksklusif dengan status gizi pada bayi usia > 6 sampai 12 bulan di wilayah puskesmas padang batung. Jurnal ilmiah multidisiplin, 1(2), 2025. Https://publikasi.ahlalkamal.com/index.php/sinergi
Nashita, cinta, khayati, & nur, y. (2023). Hubungan berat badan lahir dengan pertumbuhan bayi di tpmb isnaningsih. Journal of holistics and health sciences, 5(2), 289–295.
Nuari, a., sibarani, a. A., & purba, n. H. (2023). Pengaruh pemberian asi eksklusif terhadap kenaikan berat badan bayi. Jurnal promotif preventif, 6(3), 472–478. Http://journal.unpacti.ac.id/index.php/jpp
Pemerintah kota tangerang. (2025). Catat tren positif lima tahun: prevalensi stunting kota tangerang konsisten di bawah prevalensi provinsi dan nasional. 07 juli 2025. Https://tangerangkota.go.id/berita/detail/52909/catat-tren-positif-lima-tahun-prevalensi-stunting-kota-tangerang-konsisten-di-bawah-rata-rata-provinsi-dan-nasional?isv=share_link?isv=share_link?isv=share_link
Permenkes. (2020). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 2tahun 2020 tentang standar antropometri anak. 21(1), 1–9.
Riskesdas. (2025). Analisis deskriptif survei status gizi indonesia (ssgi) 2024: prevalensi dan faktor penentu stunting pada balita di provinsi banten | hermawati | jurnal gizi kerja dan produktivitas. 2025. Https://share.google/bdrozztquqfalar47
Rokhimawaty, a., martono, s. U., & utomo, t. (2021). Hubungan berat badan lahir dan status gizi bayi umur 1-6 bulan berdasarkan indeks bb/u. Indonesian midwifery and health sciences journal, 3(1), 62–69. Https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i1.2019.62-69
Sartika, w., herlina, s., & qomariah, s. (2023). Pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan bayi. Jurnal riset kesehatan poltekkes depkes bandung, 15(1), 225–229. Https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i1.2213
Siagian, sartika, d., & siagian, l. (2026). Analisis hubungan pemberian asi eksklusif terhadap berat badan bayi usia 3 – 6 bulan di puskesmas payung sekaki 1). 10(1), 123–133.
Sugianto, m. A. (2024). Keberhasilan kebijakan percepatan penurunan stunting. 2024. Hl=id&id=41qgeqaaqbaj#v=onepage&q&f=true%0ahttps://books.google.com/books/about/keberhasilan_kebijakan_percepatan_penuru.html?hl=id&id=41qgeqaaqbaj%23v=onepage&q&f=true
Unicef. (2023). United nations children’s fund. Https://data.unicef.org/topic/nutrition/low-birthweight/
Uzair, s. (2025). Hubungan pemberian asi eksklusif dengan kenaikan berat badan bayi di desa gadingmangu kecamatan perak kabupaten jombang. 2, 306–312.
Wahidah, anisatul, & ilmiah, w. S. (2025). Hubungan asi eksklusif terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 0-6 bulan. Jurnalkesehatan tambusai, 6, 14110–14117.
World health organization. (2023). Peningkatan angka pemberian asi di indonesia: ibu perlu dukungan lebih. Https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-08-2025-breastfeeding-in-indonesia-on-the-rise--but-mothers-need-more-support
World health organization. (2025). Global nutrition targets 2030: low birth weight brief. 22 october 2025. Https://www.who.int/publications/i/item/b09402
Zhafirah, h. D., & muniroh, l. (2023). Hubungan berat badan lahir dan tingkat kecukupan zat gizi makro dengan status gizi balita. Jurnal kesehatan tambusai, 4(4), 5948–5957. Https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.19688
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












