Gambaran Pengelolaan Obat Kadaluwarsa Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pemalang

Authors

  • Dita Evelina Azzahra Universitas Pekalongan, Indonesia
  • Musa Fitri Fatkhiya Universitas Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62027/praba.v4i1.702

Keywords:

Expired Medications, Medication Management, Puskesmas

Abstract

The management of expired medications in community health centers (Puskesmas) is crucial because it directly relates to the quality of healthcare services, patient safety, and environmental impact. Medications that have passed their expiration date no longer guarantee effectiveness and safety, and therefore require proper handling in accordance with applicable regulations. Furthermore, improper management can lead to waste and the risk of misuse. This study was conducted to describe the expired medication management system in community health centers (Puskesmas) in Pemalang Regency, specifically regarding separation, recording, reporting, and destruction. This study used a descriptive method with a cross-sectional approach to describe the conditions in the field. The data used were primary data obtained through direct observation and interviews with pharmacists at the community health centers. Sampling was conducted using purposive sampling at five community health centers: Losari, Purwoharjo, Sarwodadi, Rowosari, and Kebandaran. The instrument used was an observation sheet as an interview guide, while the collected data was analyzed descriptively to provide an overview of the implementation of expired medication management. The study results indicate that all community health centers (Puskesmas) have properly separated, recorded, and reported expired medications in accordance with regulations. Overall, the management of expired drugs in health centers in the Pemalang Regency area has been running well and in accordance with the guidelines of the Indonesian Food and Drug Supervisory Agency (BPOM) Regulation Number 20 of 2025 concerning Good Distribution Practices for Medicines (CDOB), reaching 100%.

References

Aisya, B., Nabila, A., & Andanalusia, M. (2024). Evaluasi Pengelolaan Obat Kadaluwarsa di Apotek Catur Warga 1. 4, 3076–3081.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2025). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar Cara Distribusi Obat yang Baik. BPOM RI.

Fernanda, Y., Annisa, R., & Wathan, N. (2022). Evaluasi Pengelolaan Obat di Puskesmas Terminal Kota Banjarmasin Tahun 2021. 06(02), 86–93.

Hasibuan, I. D., Asyahra, R., Tambunan, S. S., Az, A., & Alri, S. (2025). Manajemen Pengelolaan Obat di UPT Puskesmas Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Drug Management at the Kutalimbaru Health Center UPT, Deli Serdang Regency. 8(2), 1121–1127. https://doi.org/10.56338/jks.v8i2.6846

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan Obat Rusak dan Kadaluarsa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Rumah Tangga. Kemenkes RI.

Muharani, D., Hartono, B., & Daud, A. G. (2026). Tinjauan Literatur Tentang Penerapan Standar Pengendalian Mutu Obat Di RS Pemerintah. 5(1), 4265–4273.

Nur Rasdianah, W. Z. U. (2022). Edukasi Penyimpanan dan Pembuangan Obat Rusak/Expire Date dalam Keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 1, 27–34.

Nuryeti Y. dan Ilyas Y. (2018). Pengelolaan Obat Kedaluwarsa dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Puskesmas Wilayah Kerja Kota Serang. Higiene, 4(3), 138–142.

Rosita, M. E., Fajri, M. A., & Nilansari, A. F. (2024). Efficiency of Medicine Storage System in Some Puskesmas. 6(2), 220–232.

Santoso, N. E., Ambarwati, S., & Kurniawan, A. (2025). Analisis Efektivitas Sistem Manajemen Persediaan Obat di Apotek X dalam Menekan Obat Kadaluarsa. 4(2), 1–8.

Sawani, Lili Eky Nursia, Onetusfifsi Putra, Darmawan, Y. (2025). Pengelolaan Limbah Obat Kadaluwarsa di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Since Mariles, Avrilya Iqoranny Susilo, Z. M. (2025). Estimasi Nilai Ekonomi Obat Kadaluarsa pada Penyimpanan Obat di Kalangan Rumah Tangga Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu. 4(1), 43–47. https://doi.org/10.33088/jp.v4i1.753

Solihah, D. B., Wahyono, D., & Hapsari, I. (2025). Narrative Review: Dampak Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kesehatan dan Efisiensi Biaya Pengobatan. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia, 22(02), 77–83.

Subagya, R., Bachtiar, K. R., & Rahmawati, A. (2023). Analisis Pengelolaan Obat Di Puskesmas Cibalong Kecamatan Cibalong Tahun 2022 Berdasarkan Permenkes RI Nomor 74 Tahun 2016. 1(4).

Susilo, J., Susanti, R., & Sari, K. (2024). Penyuluhan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat Kabupaten Semarang. 6, 173–180.

Zulkarya, L. G., & Ismah, K. (2026). Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Bahaya Membuang Obat Sembarangan dan Solusi Pemusnahan Obat yang Tepat. 9(1), 9–16.

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Dita Evelina Azzahra, & Musa Fitri Fatkhiya. (2026). Gambaran Pengelolaan Obat Kadaluwarsa Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pemalang. Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(1), 99–109. https://doi.org/10.62027/praba.v4i1.702