The Relationship Between the Duration of Use Of 1-Month Contraceptive Injections and the Menstrual Cycle in Long-Term Acceptors at TPMB Maya
DOI:
https://doi.org/10.62027/praba.v3i4.685Keywords:
Duration of Use, Family Planning, Injectable Contraception, Menstrual Cycle Disturbance, Side EffectsAbstract
Menstrual cycle disturbances are common side effects of injectable hormonal contraception and may affect contraceptive satisfaction and continuation. This study aimed to analyze the relationship between the duration of injectable contraceptive use and menstrual cycle disturbances among injectable contraceptive acceptors. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted at TPMB Maya from September to October 2025. A total of 67 injectable contraceptive users were included using a total sampling technique. The independent variable was the duration of injectable contraceptive use, categorized as less than one year and more than one year, while the dependent variable was menstrual cycle disturbance. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through univariate analysis and Kendall’s tau-b correlation test. The results showed that most respondents were aged 20–35 years (86.6%), had a senior high school education (55.2%), and were multiparous (77.6%). Most respondents had used injectable contraception for more than one year (82.1%), and 74.6% experienced menstrual cycle disturbances. Bivariate analysis revealed a statistically significant relationship between the duration of injectable contraceptive use and menstrual cycle disturbances (τ = −0.264; p = 0.032). The study concludes that longer use of injectable contraception is associated with a higher occurrence of menstrual cycle disturbances, emphasizing the importance of duration-based counseling in family planning services.
References
Adinda Raudita, & Purwati, A. (2025). Hubungan lama pemakaian KB suntik dengan gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 225–234. https://doi.org/10.55606/termometer.v3i1.4790
Agung, M., Tantina, T., Ariati, A., & Yusria, A. (2025). Hubungan lamanya penggunaan KB suntik progestin terhadap siklus menstruasi pada wanita usia reproduktif di Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat tahun 2024. Jurnal Ibnu Sina, 24(2), 413–420. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v24i2.816
Arnianti, A. (2022). Hubungan lama pemakaian dan jenis kontrasepsi dengan gangguan menstruasi pada akseptor KB. Ahmar Metastasis Health Journal, 1(4), 144–149. https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.94
Hidayanti, A. N., Dewi, R. K., & Sagita, W. (2024). Hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi pada akseptor suntik progestin. Journal of TSCNers, 9(1), 66–78. https://doi.org/10.35720/tscners.v9i01.504
Nasution, I. W. A., Mutmainnah, M., & Meinarisa. (2023). Hubungan penggunaan KB suntik terhadap siklus menstruasi dan peningkatan berat badan ibu di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Jurnal Kesehatan, 15.
Natalia, O. (2020). Hubungan lama pemakaian KB suntik dengan gangguan menstruasi pada akseptor KB baru. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 7(2), 78–83. https://doi.org/10.37824/jkqh.v7i2.2019.130
Pathona, A. S. (2021). Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan perubahan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Nuban Lampung Timur tahun 2021. Jurnal Kesehatan, 3(1), 1–6.
Pawiyarni, P. (2022). Hubungan lama penggunaan, status gizi, aktivitas fisik dengan gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik 1 bulan. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 2(1), 253–258. https://doi.org/10.53801/sjki.v2i1.64
Ramadhan, I. M., & Nency, O. (2023). Perbandingan pemakaian KB hormonal terhadap durasi kejadian gangguan siklus haid pada akseptor KB di TPMB Siti Jaojiah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(4).
Ruari, W., Yolandia, R. A., & Noviyani, E. P. (2024). Hubungan pengetahuan, lama pemakaian kontrasepsi, jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik di PMB Setiawati Kotawaringin Timur tahun 2023. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 3(5), 2262–2275. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i5.2727
Setyorini, C., & Lieskusumastuti, A. (2020). Lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan spotting. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 124–133. https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.333
Sinaga, R. A. P. (2021). Hubungan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di BPS D Purba Desa Girsang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 13–24. https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.460
Sulistiyaningsih, S. H., & Perdana, I. (2022). Hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan kejadian penurunan libido. Jurnal Kebidanan, 14(1), 75–81. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v14i01.510
Wasiah, A., Ningsih, E. S., & Arifiah Muslim, D. (2025). Hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian amenorrhea di TPMB Erni Wahyuningsih Kabupaten Lamongan. Jurnal Kebidanan Besurek, 10(1).
Yanti, L. C., & Lamaindi, A. (2021). Pengaruh KB suntik DMPA terhadap gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10, 314–318. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.596
Yulianti, Y., Fitriani, F., & Asnuddin, A. (2024). Hubungan KB suntik terhadap gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Katobu Kabupaten Muna tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 13(2), 30–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




