Gambaran Sarana Sanitasi Lingkungan Pada Rumah Tangga Balita Penderita Stunting Di Puskesmas Rawat Inap Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i3.802Keywords:
stunting, environmental sanitation, clean water, household toilets, on-site wastewater treatment systems, waste disposalAbstract
Background: Stunting is a chronic nutritional problem that remains a public health concern in Indonesia. One of the factors contributing to stunting is inadequate household environmental sanitation. Poor sanitation can increase the risk of infectious diseases that hinder children’s growth and development. Objective: To describe environmental sanitation facilities in households with stunted children under five in the service area of the Daya Murni Inpatient Health Center, Tumijajar District, West Tulang Bawang Regency, in 2026. Methods: This descriptive study used a total sampling technique involving 19 households with stunted children under five. Data were collected through interviews and observations using a checklist and analyzed using univariate analysis. Results: Most environmental sanitation facilities did not meet health standards, including water supply facilities (73.7%), household latrines (57.9%), solid waste disposal facilities (89.5%), and wastewater disposal facilities (84.2%). Conclusion: Environmental sanitation conditions in households with stunted children under five remained inadequate. Therefore, improvements in basic sanitation facilities and increased community education are needed to support efforts to prevent stunting.
References
Ahyanti, M., Hasan, A., Aprina, A., Astuti, T., Amatiria, G., Nugroho, A., & Mustafa, A. (2023). Pelatihan dan pembuatan SPAL sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting di Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(12), 5319–5329. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i12.12731
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Bappenas.
Clara, R., Yolanda, G., & Tanamir, M. D. (2023). Analisis sanitasi lingkungan masyarakat di Kelurahan Tembilahan Kota Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 55–64.
Cek Masnah, I. M. S. (2020). Faktor risiko gizi kurang pada balita di Puskesmas Paal V Kota Jambi. Jurnal Kesehatan, 9(2), 107–114. https://doi.org/10.30644/rik.v8i2.451
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Metriana, R., Azizah, L., & Sulistyorini, Y. (2024). Sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah pada kejadian stunting. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 6, 1781–1789. https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.10383
Nyoman, N., Aryana, I. K., & Ketut, N. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dan kepemilikan jamban sehat dengan perilaku sanitasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 14–27.
Olo, A., Mediani, H. S., & Rakhmawati, W. (2021). Hubungan faktor air dan sanitasi dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1113–1126. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.521
Ovalia, N., et al. (2025). Hubungan pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9, 1–10.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Pratama, B., Angraini, D. I., & Nisa, K. (2019). Literatur review penyebab langsung yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 299–303.
Puteri, N., Sari, D., & Joegijantoro, R. (2024). Hubungan antara ketersediaan sumber air minum, sanitasi dan pengelolaan sampah terhadap kejadian stunting pada anak. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 5(3), 7940–7952.
Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., et al. (2022). Pencegahan stunting melalui air bersih, sanitasi, dan nutrisi. Jurnal Keperawatan, 25(3).
Ramadhani, V. P., & Kisnawaty, S. W. (2025). Hubungan asupan energi protein dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Gizi Indonesia, 9, 4727–4736.
Samsuddin, S., Agusanty, S. F., Desmawati, & Kurniatin, L. F. (2023). Stunting. Eureka Media Aksara.
Simanihuruk, H. L., Ludang, Y., & Arifin, S. (2023). Hubungan penggunaan air bersih dan kepemilikan jamban dengan kejadian stunting. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(6), 2759–2772.
Siringoringo, E. T., Syauqy, A., Panunggal, B., Purwanti, R., & others. (2020). Karakteristik keluarga dan tingkat kecukupan asupan zat gizi sebagai faktor risiko kejadian stunting pada baduta. Jurnal Gizi Indonesia, 9, 54–62.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutriyawan, A., & Kurniawati, R. D. (2020). Prevalensi stunting dan hubungannya dengan sosial ekonomi. Jurnal Kesehatan, 11(3), 351–355.
Trihono, Atmarita, Tjandrarini, D. H., Irawati, A., Utami, N. H., Tejayanti, T., & others. (2015). Pendek (stunting) di Indonesia: Masalah dan solusinya. Jakarta: LIPI.
World Health Organization. (1958). Excreta disposal for rural areas and small communities (WHO Monograph Series No. 39). Geneva: WHO.
World Health Organization & World Bank. (2021). Levels and trends in child malnutrition: Joint Child Malnutrition Estimates (JME) 2021 Edition.
Zaitun, Salamah, & P. H. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 6(2), 1285–1291.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










