Edukasi Pencegahan Campak melalui Media Poster pada Ibu Balita di Posyandu Desa Grendeng Purwokerto

Authors

  • Anisa Kautsar Firdaus Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • Anisa Wulan Dari Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • Annima Alfi Fauqina Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • Aurelia Zahra Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • Rosyanah Rosyanah Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • Ronald Vanness Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
  • ⁠ Siti Setianingsih Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1010

Keywords:

Education, Measles, Poster, Posyandu, Purwokerto

Abstract

Campak adalah penyakit yang sangat menular dan tetap menjadi ancaman serius bagi kesehatan balita, terutama di daerah padat penduduk. Pengetahuan ibu mengenai gejala awal, metode penularan, dan langkah-langkah pencegahan sangat penting untuk menekan kejadian wabah campak di tingkat desa. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan balita mengenai campak melalui penggunaan media visual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kelompok menggunakan poster edukatif yang dilakukan di Posyandu Desa Grendeng, Purwokerto. Target kegiatan ini adalah 20 ibu balita yang mengikuti jadwal posyandu rutin. Materi pendidikan meliputi pengenalan gejala klinis seperti ruam dan demam, mekanisme penularan melalui tetesan, dan pentingnya imunisasi lengkap sebagai langkah pencegahan utama. Evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab dan observasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta, di mana para ibu mampu menjelaskan kembali metode penularan dan langkah-langkah yang harus diambil jika anak menunjukkan gejala campak. Penggunaan poster terbukti efektif sebagai alat pendidikan karena menyederhanakan informasi medis yang kompleks menjadi ilustrasi yang mudah diingat. Kesimpulannya, penyediaan pendidikan berbasis poster di posyandu sangat efektif dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat pedesaan. Disarankan agar poster tetap dipajang di area posyandu sebagai referensi visual yang berkelanjutan bagi warga.

 

\

References

Akita, T., & Alisjahbana, A. S. (2002). Regional income inequality in Indonesia and the initial impact of the economic crisis. Bulletin of Indonesian Economics Studies, 38(2), 201–222. https://doi.org/10.1080/000749102320145057

Altiwi, K. (2019). Pengaruh pemberian edukasi melalui media sosial (WhatsApp) terhadap pengetahuan manajemen kebersihan menstruasi pada remaja putri di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–11.

Arikhman, N., Budiman, H., Rahmaddian, T., Putri, R. K., Kafrawi, D. E. K., Tunnisa, F., Gusmiarti, G., & Yuliarti, C. (2024). Efektifitas penyuluhan menggunakan media poster dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting. Jurnal Abdimas Saintika, 6(1), 38–43. https://doi.org/10.30633/jas.v6i1.2557

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. (2016). Profil kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2015.

Direktorat Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Petunjuk teknis pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dalam rangka pengendalian campak-rubela. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hidayah, N., & Pratama, A. W. (2022). Pengetahuan dan sikap orang tua terhadap deteksi dini dan imunisasi campak pada balita di wilayah pedesaan Kabupaten Banyumas. Jurnal Keperawatan Soedirman, 17(2), 85–92.

Hierdawati, T., Siswoyo, S., Mainita, M., & Amrizal, A. (2026). Penguatan Posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan keluarga. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 3(2), 55–61. https://doi.org/10.62383/transformasi.v3i2.3186

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022.

Maulana, A. (2021). Aspek klinis, diagnosis dan tatalaksana campak pada anak. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 4(3).

Minta, A. A., Ferrari, M., Antoni, S., Portnoy, A., Sbarra, A., Lambert, B., Haurdina, I., Nedelec, Y., Yadana, S., Dinleyici, E. C., Shearer, J. C., Gacic-Dobo, M., Sanwogou, P., Steulet, C., Sodha, S. V., & Wallace, A. S. (2023). Kemajuan menuju eliminasi campak—di seluruh dunia, 2000–2022. Laporan Mingguan Morbiditas dan Mortalitas (MMWR), 72(46), 1262–1268. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm7246a3

Sitepu, F. Y., Depari, E., Mudatsir, M., & Harapan, H. (2020). Being unvaccinated and contact with measles cases as the risk factors of measles outbreak, North Sumatra, Indonesia. Clinical Epidemiology and Global Health, 8(1), 239–243. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2019.08.006

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunarcahya, P. (2008). Analisis pengaruh faktor-faktor individu dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan [Tesis magister, Universitas Diponegoro].

World Health Organization. (2024). Immunization coverage factsheet.

Wulandari, S., Bahar, H., & Kamrin, K. (2024). Pengaruh media poster terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan guru dalam pemberian imunisasi campak rubella pada murid sekolah dasar di SD IT Al Wahdah Kendari tahun 2023. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(1), 150–163. https://doi.org/10.61132/obat.v2i1.179

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Anisa Kautsar Firdaus, Anisa Wulan Dari, Annima Alfi Fauqina, Aurelia Zahra, Rosyanah Rosyanah, Ronald Vanness, & ⁠ Siti Setianingsih. (2026). Edukasi Pencegahan Campak melalui Media Poster pada Ibu Balita di Posyandu Desa Grendeng Purwokerto. VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(4), 103–109. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1010

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.