Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Posyandu pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simalingkar Kota Medan Tahun 2025

Authors

  • evi betsaida tambunan2005 Universitas Senior Medan
  • Yuni Vivi Santri Purba Universitas Senior Medan
  • Defacto Firmawati Zega Universitas Senior Medan
  • Suharni Pintamas Sinaga Universitas Senior Medan

DOI:

https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1063

Keywords:

Health Workforce, Maternal Knowledge, Posyandu Attendance, Service Quality, Service Scheduling

Abstract

Posyandu is a community-based health service post that plays a strategic role in monitoring toddler growth and development, providing immunizations, and preventing stunting. Although the national target for Posyandu visits is set at 85%, the actual coverage has only reached 81%, while Medan City recorded the lowest coverage in North Sumatra at 67.2% with a stunting prevalence of 26.4%. At Simalingkar Public Health Center, monthly visits in the first quarter of 2026 reached only around 7% of the target, thereby increasing the risk of growth faltering. This cross-sectional analytical quantitative study aimed to analyze factors associated with low Posyandu visits among toddlers. A sample of 84 mothers of toddlers was selected from a population of 1,158 using Slovin's formula and purposive sampling, and the data were analyzed through univariate and bivariate Chi-Square tests as well as Odds Ratios (OR) with 95% Confidence Intervals (CI). The results showed that 61.9% of toddlers visited Posyandu regularly, whereas 38.1% did not visit regularly. Maternal knowledge (p = 0.744), health service quality (p = 0.051), and distance to Posyandu (p = 0.064) had no significant effect. Conversely, operational schedule (p = 0.026; OR = 3.375) and healthcare personnel (p = 0.016; OR = 3.009) were significantly associated as dominant risk factors. These findings indicate that improving activity scheduling and enhancing the competence of healthcare personnel and cadres should be top priorities for Simalingkar Public Health Center in increasing Posyandu visits among toddlers.

References

Agustami, H. T., Saputri, M. T., & Nurjanah, N. A. L. (2024). Hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kunjungan ibu balita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Lingkar Timur tahun 2024. Universitas Dehasen Bengkulu.

Arief, A. A. R., Rahmawan, R., Purnama, I. Y., Wildan, M., Asaleo, E., Adibah, N., & Handayanto, H. (2023). Faktor yang mempengaruhi kunjungan balita di Posyandu Desa Mulyoarjo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Malahayati Nursing Journal, 5(6), 1635-1649.

Dahlan, M. S. (2021). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat (Edisi ke-6). Metode Multiaksis Sopiyudin Dahlan (MSD).

Djafar, E., Kabuhung, E., & Hidayah, N. (2025). Analisis cakupan kunjungan balita ke Posyandu di Puskesmas Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Promotif Preventif (JPP), 8(2), 305-311.

Fivtrawati, H., Yuniarti, T., & Susanti, D. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Taba Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan.

Hapipah, Z., Rofiatun, R., & Putri, R. (2024). Hubungan kualitas pelayanan, fasilitas kesehatan, dan peran bidan terhadap perilaku ibu balita kunjungan Posyandu di Desa Sukadami Wanayasa Purwakarta tahun 2022. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 3(1), 57-68.

Handayani, D., Simanjuntak, H., Sugiharti, R. K., & Wardani, I. K. F. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan rendahnya kunjungan bayi dan balita di Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(5A), 71-79.

Journal of Public Health Innovation. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kehadiran ibu balita ke Posyandu di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, tahun 2025. Journal of Public Health Innovation, 6(1), 95-103.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Posyandu. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Kemenkes RI.

Masrifah, A. S., Ba'diah, A., Maimunah, S., Hasnita, E., & Sunartono. (2025). Analisis faktor determinan terhadap kunjungan balita (12-59 bulan) ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Arjasa. Jurnal Kebidanan, 17(2), 293-312.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Puriastuti, E. A., Hardiningsih, H., Pratiwi, D. K. S., Rahmawati, N. A., & Suprobo, N. R. (2025). Factors influencing maternal participation in Posyandu activities in Sangkrah, Surakarta: An analysis of socio-demographic determinants. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 20, 132-137.

Samsualam, Haeruddin, Rahma, N., & Baharuddin, A. (2021). Faktor prediktor yang berpengaruh terhadap kunjungan balita di Posyandu Puskesmas Batua. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 4(4), 376-384.

Sasmita, K. Y., Kabuhung, E., & Hidayah, N. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan kunjungan bayi dan balita di Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(6), 272-279.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi terbaru). Alfabeta.

World Health Organization. (2020). Primary health care. WHO.

World Health Organization & UNICEF. (2023). World health statistics 2023. WHO.

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

tambunan2005, evi betsaida, Yuni Vivi Santri Purba, Defacto Firmawati Zega, & Suharni Pintamas Sinaga. (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Posyandu pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simalingkar Kota Medan Tahun 2025. VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(4), 245–254. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1063

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.