Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Dengan Perilaku Pencegahan Di SMA Swasta Katolik Santa Maria Medan

Authors

  • Cindy Tan Universitas Bunda Thamrin, Medan, Indonesia
  • Elpriska Elpriska Universitas Bunda Thamrin, Medan, Indonesia
  • Dewi Astuti Pasaribu Universitas Bunda Thamrin, Medan, Indonesia
  • Nilawati Nilawati Universitas Bunda Thamrin, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1049

Keywords:

adolescents, HIV/AIDS, knowledge, prevention behavior, senior high school

Abstract

This study aims to examine the relationship between adolescents' knowledge about HIV/AIDS and HIV/AIDS prevention behavior at SMA Swasta Katolik Santa Maria Medan. Adolescents remain a high-risk group for HIV/AIDS transmission due to limited reproductive-health knowledge and exposure to risky behaviors, while national data show that Medan City records the highest number of HIV cases in North Sumatra Province. This research employed a descriptive-correlational design with a cross-sectional approach. The population consisted of 294 students in grades X–XII, and 75 respondents were recruited using the Slovin formula with a purposive sampling technique. Data were collected using a closed-ended questionnaire adapted from a previously validated instrument, then analyzed through univariate and bivariate analyses. The results showed that most respondents were female (54.7%) and aged 17 years (69.3%). The majority of respondents had a moderate level of knowledge about HIV/AIDS (58.6%) and moderate prevention behavior (66.6%). Bivariate analysis produced a correlation coefficient of 0.249 with a p-value of 0.045 (<0.05), indicating a statistically significant but weak positive relationship between adolescents' knowledge and HIV/AIDS prevention behavior. These findings imply that continuous and systematic health-education programs at school are needed to strengthen adolescents' knowledge and preventive behavior toward HIV/AIDS.

References

Abidin, A. A., dkk. (2023). Perilaku penyimpangan seksual dan upaya pencegahannya di Kabupaten Jombang. Prosiding Seminar Nasional & Temu Ilmiah Jaringan Peneliti, 545–563.

Alfritayeni. (2021). Faktor-faktor penyebab penularan infeksi HIV/AIDS pada ODHA di Puskesmas Limapuluh. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 12(1), 24–30. https://doi.org/10.54630/jk2.v12i1.139

Arif, M. (2021). Literature review gambaran karakteristik pasien HIV/AIDS di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 5(2), 50–59.

Barus, D. J., Bangun, H. A., & Rajagukguk, D. L. (2025). Kegiatan sosialisasi tentang HIV/AIDS di SMP Medan. Journal Abdimas Mutiara, 6(1), 140–144.

Damayanti, N. K. W., Raya, N. A. J., Nurhesti, P. O. Y., & Antari, G. A. A. (2024). Perceptions of HIV-AIDS and motivation for HIV testing among Balinese tourist village community. Media Keperawatan Indonesia, 7(1), 38–45. https://doi.org/10.26714/mki.7.1.2024.38-45

Ekartika, R., & Candra, P. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 2 Sleman tahun 2018. Skripsi. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Frisnoiry, S., Lestari, J. A., Andini, C. R., & Tarigan, P. B. (2024). Analisis peningkatan kasus HIV/AIDS di Kota Medan: Faktor-faktor penyebab. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 1–10.

Herlinda, F., Diniarti, F., & Darmawansyah, D. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian HIV/AIDS di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu tahun 2022. Jurnal Vokasi Kesehatan, 2(1), 13–22. https://doi.org/10.58222/juvokes.v2i1.139

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan perkembangan HIV/AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (PIMS) triwulan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Minardo. (2021). Peningkatan kualitas remaja dalam pencegahan perilaku seks bebas dan bahaya HIV/AIDS. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 4(1), 52–60.

Mohseni Afshar, Z., Goodarzi, A., Emadi, S. N., Miladi, R., Shakoei, S., Janbakhsh, A., Aryanian, Z., & Hatami, P. (2023). A comprehensive review on HIV-associated dermatologic manifestations: From epidemiology to clinical management. International Journal of Microbiology, 2023. https://doi.org/10.1155/2023/6203193

Nasution, R. K., Aryulika, M., & Situmorang, F. W. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(2), 109–117.

Parmin, S., Safitri, S. W., & Erliza, I. (2023). Edukasi pencegahan HIV/AIDS pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Prabumulih Timur tahun 2022. Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 62–68. https://doi.org/10.37081/adam.v2i1.1331

Putri, A. N. R. (2022). Hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di SMA Negeri 6 Denpasar. Skripsi. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.

Putri, S. S., & Anggraini, N. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di kelas XI SMAN 2 Karawang. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(12), 5450–5461. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i12.16219

Rita, & Adyani, K. (2025). Literature review: Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pemahaman remaja mengenai HIV infection/AIDS. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 1485–1492.

Samingan, S., & Martioso, M. N. (2023). Determinan risiko terjadinya infeksi oportunistik pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Puskesmas Kecamatan Pulogadung. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(4), 352–368. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i4.3773

Sembiring, A. A., Gulo, I. N. H., Pangaribuan, R. S., Imanuel, Z., & Girsang, V. I. (2025). Spatial distribution of HIV and environmental factors: A study of population density, proper sanitation, and health. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 6(2), 141–151.

Sholihah, A. M., Istiqomah, & Setiawati, E. M. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMP Negeri 11 Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 3(2), 1441–1451.

Sitepu, J. N. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap dan tindakan terhadap Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome pada remaja. Nommensen Journal of Medicine, 7(1), 4–7. https://doi.org/10.36655/njm.v7i1.345

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Statistik untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sumakul, V. D. O., Lariwu, C. K., & Langingi, A. R. C. (2023). Pentingnya pencegahan penyakit HIV/AIDS pada remaja. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MAPALUS, 1(2), 1–8.

Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578

Yanti, K. T., Sulolipu, A. M., & Yusuf, R. A. (2023). Faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMA Negeri 4 Kota Palopo. Window of Public Health Journal, 4(6), 925–932. https://doi.org/10.33096/woph.v4i6.981

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Cindy Tan, Elpriska Elpriska, Dewi Astuti Pasaribu, & Nilawati Nilawati. (2026). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Dengan Perilaku Pencegahan Di SMA Swasta Katolik Santa Maria Medan. VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(4), 278–289. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v4i4.1049

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)