Edukasi Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kisaran Sebagai Upaya Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Sekolah

Authors

  • Erlina Esther Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sakinah Husada Tanjungbalai, Indonesia
  • Putri Diah Pemiliana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehati Medan, Indonesia
  • Kiki Khoiriyani Institut Kesehatan Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62027/sevaka.v4i3.1014

Keywords:

adolescent girls, community service, health education, reproductive health, school-based education

Abstract

Adolescence is a critical developmental period marked by rapid biological maturation that is often not accompanied by adequate psychosocial readiness, making adolescent girls particularly vulnerable to reproductive health problems. Preliminary observation at SMA Negeri 1 Kisaran indicated that students had limited exposure to structured information about how to maintain reproductive health. This community service activity aimed to strengthen adolescent girls' understanding of reproductive health through a school-based educational session. The activity was conducted on 1 September 2026 in the Auditorium of SMA Negeri 1 Kisaran and involved 50 female students as participants. The method used was a health education lecture followed by an interactive question-and-answer session, delivered by a team of lecturers together with fourth-semester Midwifery undergraduate students. Materials covered the definition of reproductive health, adolescent reproductive development, and practical ways to maintain reproductive hygiene and well-being. Qualitative evaluation was based on attendance, participant engagement, and the ability of participants to respond to interactive questions. Findings indicate that participants showed positive responses, active engagement, and were able to articulate their understanding during the discussion session. The activity implies that lecture-based education paired with dialogic interaction is a feasible entry point for reproductive health literacy at the secondary-school level and can be reinforced through continued school-based programming.

References

Amalia, E., & Azinar, M. (2021). Kehamilan tidak diinginkan pada remaja. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 5(1), 1–7.

Anggraini, D., Fitriana, N., & Susanti, R. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi terhadap literasi kesehatan remaja putri di sekolah menengah. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 11(2), 88–96.

Boseren, S., Sinrang, A. W., & Jusuf, E. C. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi menggunakan media video terhadap pengetahuan tentang dampak kehamilan pada remaja. Jurnal Keperawatan, 15(3), 1339–1346.

Ernawati, H. (2022). Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan. Indonesian Journal for Health Sciences, 6(1), 58–64.

Ernita, R., Iswani, R., & Us, H. (2024). Penyuluhan kesehatan reproduksi pada masa remaja di SMP 2 Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Meambo, 3(1), 42–46. https://doi.org/10.56742/jpm.v3i1.82

Fitriani, N., & Wahyuningsih, S. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja putri. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 13(2), 121–129.

Hidayati, R., & Nurhayati, S. (2023). Pendekatan komunikasi partisipatif dalam edukasi kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 45–53.

Hutapea, A. D., Sihombing, R. M., Tahulending, P. S., & Rumerung, C. L. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi pada remaja. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 6(2), 1–7. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v6i0.1949

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusumawati, Y., Setiawan, R., & Handayani, D. (2022). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 210–218.

Lestari, T. R., & Prihatiningsih, D. (2023). Literasi kesehatan reproduksi pada remaja: Peran sekolah dan keluarga. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 34–43.

Nasution, S. L., & Simanjuntak, R. (2022). Peran mahasiswa kebidanan dalam edukasi kesehatan reproduksi remaja di sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 65–73.

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Prasetyo, B., & Sulistyowati, E. (2024). Edukasi kesehatan reproduksi remaja melalui pendekatan sekolah: Sebuah tinjauan pustaka. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 12–24.

Putri, A. R., & Wahyuni, S. (2022). Pengaruh media edukasi terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kebidanan, 12(1), 55–63.

Rahmawati, D., & Kurniasari, L. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis sekolah dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(2), 101–112.

Sari, D. P., Yuliani, N., & Rahmawati, F. (2023). Faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia, 8(2), 77–86.

Suryani, E., & Nurhasanah, N. (2022). Pengabdian masyarakat: Edukasi kesehatan reproduksi remaja putri di sekolah menengah. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 155–162.

Wardani, K. E., & Utami, A. P. (2024). Peer education sebagai strategi peningkatan literasi kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 20–30.

World Health Organization. (2023). Adolescent health. Geneva: World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/health-topics/adolescent-health

Wulandari, R., Prasetyo, A., & Handayani, T. (2024). Program edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah: Kajian implementasi di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(2), 145–156.

Yuliana, R., & Anggraeni, M. (2023). Peran edukasi kesehatan reproduksi dalam pencegahan perilaku berisiko pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 89–97

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Erlina Esther, Putri Diah Pemiliana, & Kiki Khoiriyani. (2026). Edukasi Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kisaran Sebagai Upaya Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Sekolah. Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat, 4(3), 200–211. https://doi.org/10.62027/sevaka.v4i3.1014

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.