Healthy Teen School: Gerakan Gizi Seimbang Dan Jajanan Sehat Pada Siswa SMP Negeri 19 Medan
DOI:
https://doi.org/10.62027/sevaka.v4i2.729Keywords:
Adolescents, Dietary Patterns, Health Education, Nutrient IntakeAbstract
Adolescents are a nutritionally vulnerable group at risk of double burden of malnutrition. Riskesdas 2023 data showed that the prevalence of undernutrition in adolescents aged 13–15 years in North Sumatra reached 16.8%, while overweight and obesity reached 18.3%. The habit of consuming unhealthy snacks at school is one of the main preventable risk factors through structured nutrition education. Objective: This community service program aimed to increase knowledge of balanced nutrition and healthy snack selection behavior among Grade VIII students of SMP Negeri 19 Medan. Methods: Activities were carried out through interactive lectures, demonstrations, educational games, and workshops with 64 students. Evaluation used pre-test and post-test analysis with Wilcoxon Signed Rank Test. Results: There was a significant increase in nutritional knowledge in both classes (p=0.001) and healthy snack selection behavior (p=0.000). Conclusion: The Healthy Teen School program effectively improved adolescent nutrition knowledge and behavior.
References
Ilham, M., Sari, R., & Wahyuni, D. (2024). Edukasi gizi seimbang sebagai upaya pencegahan obesitas pada remaja sekolah menengah pertama. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia, 3(1), 45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Munir, A., Rahmawati, S., & Yuliana, E. (2024). Gambaran masalah gizi pada remaja di Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 121–129.
Novarin, D., Handayani, R., & Putri, M. A. (2023). Hubungan pola konsumsi makanan dengan status gizi pada remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 55–63.
Pramana, A. R., & Effendi, H. (2026). Konsumsi buah dan sayur serta penerapan pola makan seimbang pada remaja sekolah menengah. Jurnal Nutrisi Indonesia, 8(1), 20–28.
Rizqiawan, A., & Alisya, N. (2022). Penerapan pedoman gizi seimbang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 112–119.
Susanti, E., Fitriani, N., & Hidayat, R. (2023). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah menengah pertama mengenai pola makan sehat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(3), 156–163.
Utami, S., Wulandari, R., & Safitri, D. (2022). Efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media PowerPoint terhadap pengetahuan gizi seimbang pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 34–41.
World Health Organization. (2020). Healthy diet. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Adolescent nutrition: A review of the situation in selected countries. Geneva: World Health Organization.
Yuniarti, L., Harahap, R. A., & Siregar, F. A. (2023). Penyuluhan gizi seimbang melalui media interaktif pada siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(2), 89–96.
Zulaekah, S., & Kusumawati, Y. (2021). Pendidikan gizi dan perubahan perilaku makan sehat pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(4), 180–187.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




